9 Peluang Usaha Paling Memungkinkan bagi Ibu Rumah Tangga

peluang usaha

Ibu rumah tangga merupakan profesi yang sangat mulia. Sebagian wanita memilih untuk menggeluti profesi ini setelah menikah atau memiliki anak. Alasan utamanya adalah supaya dapat merawat anak dan keluarga dengan maksimal.

Meskipun disibukkan dengan berbagai pekerjaan rumah tangga, seorang wanita sangat mungkin untuk melakukan pekerjaan sampingan demi menambah pemasukan keluarga. Nah, berikut sejumlah peluang usaha yang paling memungkinkan bagi ibu rumah tangga.

  1. Bisnis Katering

Memasak adalah salah satu kegiatan utama seorang ibu di dalam rumah tangga. Sebagian besar wanita memiliki keahlian ini secara natural. Nah, dengan memanfaatkan modal tersebut, ibu rumah tangga dapat memulai sebuah bisnis katering sederhana.

Ada banyak jenis bisnis katering yang bisa dijalankan dari rumah, misalnya katering untuk acara-acara khusus, katering untuk kantor, katering untuk anak, dan sebagainya. Jika modal yang dimiliki tergolong kecil, mulailah dengan mengambil order yang sedikit.

Modal lain yang perlu dimiliki adalah perlengkapan memasak. Tidak perlu mahal, asalkan bisa digunakan untuk memasak jenis makanan yang ditawarkan kepada pelanggan. Jika hal-hal ini sudah dimiliki, Anda sudah mulai bisa menjalankan bisnis katering sendiri.

Kendala yang paling banyak dihadapi dalam bisnis ini adalah konsistensi. Karena ibu rumah tangga memiliki tanggung jawab utama mengurus rumah tangga, bisnis katering yang sudah dibangun dari nol rentan terabaikan.

Kendala lain adalah dalam hal promosi. Masih banyak ibu rumah tangga yang belum menerapkan strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis kateringnya. Padahal, dengan perkembangan teknologi internet saat ini, ada banyak peluang yang terbuka lebar.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu rumah tangga untuk fasih teknologi demi memperluas jaringan. Hal ini akan sangat membantu dalam urusan menawarkan paket-paket katering yang dimiliki.

Setelah bisnis ini sudah mulai stabil, waktunya bagi ibu rumah tangga untuk mencari tenaga tambahan. Dengan bantuan beberapa orang, order yang dikerjakan pun bisa semakin besar. Bahkan, ibu rumah tangga bisa berperan sebagai “manajer” yang mengelola.

  1. Membuat Kerajinan

Jika Anda adalah tipe orang yang kreatif, jangan sia-siakan bakat tersebut. Ciri orang kreatif adalah mampu mengubah sebuah benda sederhana menjadi sesuatu yang bermanfaat. Ini merupakan modal yang sangat luar biasa dan dapat digunakan sebagai awal mula bisnis.

Ada banyak jenis kerajinan yang menarik untuk diperjualbelikan, antara lain tas, aksesori wanita, aksesori rumah, furnitur, dan sebagainya. Barang-barang ini bahkan dapat disulap dari bahan-bahan bekas. Ini berarti, modal yang perlu dikeluarkan tidak terlalu besar.

Untuk memulai bisnis kerajinan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan konsep. Jika Anda tertarik pada tas, misalnya, cobalah untuk membuat contoh tas dari berbagai bahan. Kemudian, mintalah bantuan orang lain untuk memberi masukan.

Setelah mantap memilih salah satu bahan tas beserta konsepnya, mulailah untuk berkreasi. Semakin kreatif hasil kerajinan yang dihasilkan, peminatnya tentu semakin banyak. Anda juga bisa mendapatkan inspirasi dengan menonton YouTube, Instagram, atau Pinterest.

Kendala yang sering kali dihadapi oleh ibu rumah tangga adalah kejenuhan. Membuat barang kerajinan memang membutuhkan ketekunan dan keuletan. Untuk mengatasinya, buatlah jadwal dan target khusus. Tidak perlu memaksakan diri jika merasa sudah bosan.

Ketika orderan mulai bertambah, waktunya untuk mulai mengembangkan bisnis. Meskipun kerajinan tangan bersifat personal, keahlian ini bisa diajarkan. Selanjutnya, Anda bisa meminta orang lain untuk mengerjakan bagian dasar.

Baca juga:  Bisnis Modal 5 Juta? Peluang Usaha Menjanjikan Modal Minim

Supaya kualitas order tetap baik, Anda tetap harus mengambil bagian dengan memberikan sentuhan khusus sehingga produk tersebut unik. Nah, jika pola dan proses semacam ini terus ditekuni, bisnis kerajinan ini akan bertambah berkembang.

  1. Membuka Tempat Les

Salah satu sumber pemasukan yang mungkin untuk dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah menjadi guru les. Peluang usaha ini sebenarnya tidak memerlukan keahlian khusus. Hal yang penting adalah ibu mampu mengajar serta memiliki pengetahuan umum.

Untuk memulainya, tidak ada modal besar yang harus dikeluarkan. Anda hanya perlu mempersiapkan tempat belajar sederhana yang memadai di salah satu ruangan kosong di rumah.

Tantangan yang biasanya akan dihadapi adalah kesulitan mendapatkan murid les. Nah, salah satu tips yang dapat Anda terapkan adalah menawarkan kelas gratis bagi anak-anak yang berada di lingkungan rumah.

Akan sangat baik jika Anda juga memiliki keahlian khusus, misalnya Bahasa Inggris. Hal ini dapat menjadi nilai ekstra yang bisa ditawarkan. Pelajaran-pelajaran lain, seperti Matematika, Fisika, dan Kimia, juga biasanya tidak pernah sepi peminat.

Tips lain yang harus Anda ketahui saat menjalankan bisnis ini adalah selalu menerapkan pola belajar yang menyenangkan. Bekali diri dengan pengetahuan tentang cara menarik perhatian audiens, cara mengajar yang tidak membosankan, serta trik-trik belajar lain.

Selanjutnya, bisnis ini akan semakin berkembang jika ada hasil yang terlihat. Jika Anda ingin membuat tempat les lebih besar, berinvestasilah dengan menyediakan satu atau beberapa ruangan untuk menjadi tempat belajar.

Menjadi guru les bukan hal yang asing dari kehidupan ibu rumah tangga. Sebagai orang tua, tugas sehari-hari yang dilakukan adalah mengajar anak-anak. Pola belajar yang sama juga dapat diterapkan terhadap murid-murid les.

  1. Bisnis Menjahit

Ingin mendapatkan pemasukan dari rumah? Para ibu rumah tangga dapat mencoba menawarkan jasa menjahit. Sebagian orang mungkin merasa tidak berbakat menjahit. Pada dasarnya, keahlian ini sebenarnya dapat dipelajari dan dilatih.

Jika Anda masih awam dalam dunia jahit-menjahit, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengikuti kursus. Biayanya memang besar di muka. Namun, setelah mendapatkan order pertama, biaya ini perlahan-lahan dapat tertutupi.

Modal lainnya yang perlu dipersiapkan adalah peralatan menjahit. Setidaknya, Anda memiliki mesin jahit yang berkualitas bagus. Nah, untuk mengembangkan bisnis ini, penjahit perlu jeli mengikuti mode yang sedang tren dan disukai.

Biasanya, penjahit bukan sekadar berperan sebagai tukang jahit, tetapi juga konsultan mode bagi para pelanggan. Jika Anda mampu memberikan saran yang tepat, pelanggan pasti akan sangat berterima kasih. Hasil jahitan pun akan terlihat menarik dan sesuai.

Kendala yang kerap terjadi adalah ketidakmampuan penjahit memenuhi keinginan pelanggan. Karena beberapa faktor, pelanggan kadang kala merasa tidak puas dengan hasil jahitan. Hal ini berdampak fatal pada brand jasa jahit yang sedang dibangun.

Untuk mengatasinya, satu-satunya cara adalah terus melatih kemampuan supaya dapat memenuhi ekspektasi pelanggan. Kembangkan keahlian dengan mengikuti pelatihan-pelatihan khusus.

Nah, untuk menambah nilai bisnis sekaligus memperkuat brand Anda, fokuslah pada salah satu tema jahitan saja. Sebagai contoh, Anda bisa memilih bisnis jahit khusus baju anak-anak, bisnis jahit khusus wanita, atau justru bisnis jahit untuk keperluan rumah tangga.

Pandai mengatur waktu serta mampu menentukan jumlah orderan yang pas juga akan membuat Anda dapat bersikap lebih profesional. Bagaimanapun, dalam bisnis seperti ini, profesionalitas adalah modal utama yang sangat penting.

Baca juga:  Peluang Bisnis Menjelang Tahun Baru 2017 Paling Prospek
  1. Membuka Toko Kelontong

Toko kelontong adalah toko kecil yang umumnya menjual barang-barang keperluan sehari-hari. Toko ini mudah diakses dan bersifat lokal. Jika Anda memiliki sedikit ruang kosong di area depan atau samping rumah, tempat ini bisa dijadikan sebagai toko kelontong.

Untuk memulai bisnis ini, Anda memang harus menyediakan sejumlah uang sebagai modal awal. Gunanya adalah untuk membeli stok barang yang akan dijual di toko tersebut. Selain itu, Anda juga harus menyediakan dana untuk menyiapkan perlengkapan pendukung toko.

Bisnis toko kelontong sangat cocok bagi ibu rumah tangga. Pasalnya, Anda tidak harus keluar dari rumah untuk menjalankan bisnis. Tidak diperlukan pula strategi yang rumit untuk melakukannya. Hal yang utama adalah bersikap tekun dan sabar terhadap pembeli.

Bagi ibu rumah tangga, memulai bisnis toko kelontong kadang kala terkendala pada waktu. Ketika menjalankan bisnis ini, Anda harus siap siaga menunggu pembeli datang. Jika anak masih kecil dan membutuhkan perhatian lebih, ibu harus pandai mengatur perhatian.

Bisnis toko kelontong juga kerap tidak sukses karena manajemen keuangan yang tidak rapi. Padahal, meskipun masih tergolong bisnis kecil, soal keuangan adalah hal yang amat penting.

Ada baiknya, Anda membedakan pengelolaan keuangan rumah tangga dengan bisnis toko kelontong. Jangan sesekali menggunakan keuntungan dari hasil bisnis tanpa melakukan pencatatan yang transparan. Jika tidak, modal toko bisa tergerus tanpa disadari.

  1. Bisnis Online

Jenis peluang usaha lain yang memungkinkan untuk dilakukan oleh ibu rumah tangga adalah bisnis online. Ada banyak ragam produk yang bisa diperjualbelikan secara online, mulai dari fashion wanita, fashion pria, aksesori wanita, kosmetik, dan sebagainya.

Untuk memulai bisnis online, hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat website atau toko online. Namun, pada zaman sekarang, ada berbagai kemudahan yang bisa dinikmati untuk menjadi penjual online.

Salah satunya, dengan membuat akun di salah satu marketplace. Di sini, Anda akan mendapatkan sejumlah fasilitas, seperti rekening bersama dan toko online yang dikelola sendiri. Untuk menjalankannya, Anda harus mengikuti ketentuan marketplace tersebut.

Bisnis online sangat cocok bagi ibu rumah tangga karena sifatnya fleksibel. Anda tidak memiliki jam kerja khusus karena pekerjaan ini bisa dilakukan sewaktu-waktu ketika luang. Bahkan, hanya dengan memanfaatkan smartphone, bisnis sudah bisa dijalankan.

Untuk mengembangkan bisnis online, salah satu faktor yang menentukan adalah luasnya jejaring. Semakin banyak orang yang mengenal merek Anda, semakin besar peluang terjualnya produk.

  1. Bisnis Tanaman

Apakah Anda pernah berpikir untuk menjual bibit tanaman? Terkesan sepele, kegiatan ini sebenarnya dapat menghasilkan keuntungan. Apalagi jika Anda menjualnya dalam partai besar, hasil yang didapatkan pun tak tanggung-tanggung.

Jual beli tanaman merupakan salah satu bisnis yang cocok untuk ibu rumah tangga. Pasalnya, kegiatan ini juga bersifat fleksibel dan mudah dilakukan. Modalnya adalah tanah kosong atau ruang terbuka yang bisa digunakan sebagai tempat menanam.

Selain bibit tanaman, Anda juga bisa mencoba jual beli tanaman hias. Jenis tanaman ini berguna sebagai ornamen interior maupun eksterior rumah. Tanaman tertentu bahkan dibanderol dengan harga tinggi sehingga keuntungan yang didapatkan pun banyak.

Untuk mengembangkan bisnis ini, selain memiliki modal berupa properti tanah kosong, Anda juga perlu belajar keahlian bercocok tanam. Bacalah buku-buku terkait, berdiskusilah dengan orang-orang yang lebih tahu, dan terbukalah pada informasi baru.

Baca juga:  10 Rekomendasi Bisnis Franchise Minuman yang Menguntungkan

Kendala yang kerap dialami oleh para ibu rumah tangga ketika menjalankan bisnis ini sebenarnya tidak terlalu spesifik. Bisa jadi, masalahnya adalah hama yang merusak tanaman, sepinya pembeli, hingga kurang konsisten menjalankan usaha.

Jika memiliki lahan yang lebih luas, Anda bisa mengusahakan tanaman lain, seperti sayur-sayuran atau tanaman bumbu dapur. Dari hasil menanam tersebut, ada keuntungan yang bisa didapatkan. Semakin produktif, keuntungan yang dihasilkan pun semakin besar.

Untuk mengembangkan bisnis ini, Anda harus membangun jaringan yang tepat, misalnya bakul pasar, toko-toko yang menjual sayuran, bahkan ke supermarket. Dengan begitu, laba yang diperoleh lebih optimal.

  1. Tempat Penitipan

Peluang usaha lain yang cocok untuk ibu rumah tangga adalah membuka tempat penitipan. Ada beberapa jenis tempat penitipan, misalnya khusus untuk anak. Ada pula tempat penitipan binatang atau barang.

Bisnis ini memang berisiko, tetapi keuntungan yang didapatkan juga cukup besar. Anda pun harus memiliki modal yang spesifik, seperti ruangan khusus, alat-alat pendukung, dan tenaga ekstra jika dibutuhkan.

Khusus untuk tempat penitipan anak, Anda bisa memulai dengan jumlah anak yang tidak terlalu banyak. Persiapkan peralatan yang dibutuhkan, seperti mainan, makanan khusus anak, dan tempat untuk beristirahat.

Binatang yang dititipkn umumnya adalah anjing atau kucing. Untuk menjalankan bisnis ini, Anda tentu harus memiliki pengetahuan khusus dalam merawat hewan. Persiapkan pula ruang yang cocok dilengkapi dengan kandang yang nyaman.

Untuk penitipan barang, Anda hanya perlu menyiapkan strategi dan prosedur khusus. Tujuannya adalah supaya barang yang dititipkan tersebut aman dan dapat dikembalikan kepada pemiliknya dalam keadaan semula.

  1. Laundry

Anda juga bisa memulai bisnis laundry di rumah untuk mendapatkan pemasukan tambahan. Bisnis ini memang membutuhkan modal yang cukup besar, antara lain untuk menyiapkan mesin cuci beserta peralatan lainnya.

Selain itu, Anda juga harus memiliki modal untuk biaya operasional, misalnya untuk membayar listrik, membeli sabun cuci, membeli cairan pewangi, atau membayar tenaga tambahan. Namun, jika memungkinkan, Anda pun bisa melakukannya sendiri.

Bisnis laundry sangat populer saat ini. Di beberapa tempat, khususnya sekitar kos-kosan atau rumah kontrakan, tempat laundry masih menjadi kebutuhan utama. Laba yang didapatkan dari hasil usaha ini pun cukup signifikan.

Kendala yang harus diwaspadai adalah kurangnya energi untuk menyelesaikan pesanan. Pekerjaan mencuci, meskipun dibantu mesin, bisa jadi sangat melelahkan bagi ibu rumah tangga. Solusinya, mulailah berhitung untuk menyewa tenaga lain yang membantu Anda.

Bagi beberapa orang, bisnis laundry mungkin terkesan kurang prestisius. Pasalnya, untuk menjalankan bisnis ini, Anda harus bersedia membereskan pakaian kotor orang lain. Namun, sebagai bisnis jasa, hal ini sebenarnya sangat normal.

Selain pakaian, sekarang juga bermunculan laundry khusus sepatu. Ada pula yang khusus melayani cuci helm atau tas. Laundry dengan model seperti ini bersifat eksklusif. Tarif laundry pun biasanya lebih mahal.

Jika Anda berniat untuk menjalankan bisnis laundry khusus ini, persiapkan beberapa perlengkapan tambahan. Selain itu, keahlian yang dibutuhkan pun berbeda. Namun, jangan khawatir, keuntungan yang didapatkan pasti lebih besar.

Demikian beberapa peluang usaha yang sangat tepat dijalankan oleh ibu rumah tangga. Jenis-jenis usaha ini menawarkan keuntungan yang cukup besar dengan pengelolaan yang tidak terlalu rumit.

Nah, selamat mencoba, ya!